Hamba kecil yang bersembunyi diantara puisi.

Jumat, 18 Desember 2020

(Prosa) Beruntungnya Teman-Temanku

 Beruntungnya Teman-Temanku



Hai perkenalkan aku mahasiswa baru di Universitas ternama di Jogja. Aku senang bisa melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi meski dalam keadaan sulit. Tidak hanya sulit dari segi ekonomi tapi dimasa pandemi menambah pelik kondisiku saat ini.

Pandemi membuatku runyam untuk menggali pengetahuan. Bosan, letih, pedih yang aku rasakan. Aku terkekang oleh kewajiban yang sangat samar. Membingungkan jika aku selalu bertanya-tanya kepada diriku sendiri, "belajar apa saja sejauh ini? Ah kamu ini hanya bisa mengeluh ditengah kondisi yang pilu."

"Apakah aku tidak boleh mengeluh?"

***
Teman-temanku sangat baik. Meskipun belum pernah bertemu empat mata. Mereka membalas keluh kesahku di media sosial.
"Ayok kamu pasti bisa, semangat."
Kalimat itu seakan membanjiri pikiranku dan membuatku berhenti untuk meringik, setidaknya di dunia maya.

Ditengah pandemi ini rasanya ingin duduk manis mendengarkan kajian yang dosen berikan. Aku ingin ambis. Aku ingin belajar dengan penuh kesunyian. Aku ingin fasilitas belajar yang mendukung. Ruangan dingin, meja dan kursi yang bagus cukup membuatku riang untuk belajar.

Beruntungnya teman-temanku saat pandemi pikiran dan tenaganya hanya untuk menimba ilmu. Aku iri dengan mereka yang bisa fokus dan ambis belajar. Aku tidak bisa seperti mereka karena harus membantu menjadi tulang punggung keluarga, agar mampu bertahan di perguruan tinggi. Aku harus menangkap semua pengetahuan sambil menambah pundi-pundi ekonomi.

Terkadang rasa capek menghampiri. Aku ingin menyerah. Aku dihadapkan oleh dua pilihan. Menyerah belajar agar aku bisa fokus bekerja? atau menyerah bekerja agar fokus belajar? Berhenti bekerja artinya memberhentikan belajarku dan berhenti belajar artinya memberhentikan mimpiku. Cukup! Aku memilih jalan keduanya dan ingin dengan cepat mengakhirinya.

Namun dibalik itu semua aku bersyukur mampu membersamai kondisi ini
Aku bisa menciptakan senyum lebar untuk orang tua
Aku bisa semakin kuat menghadapi kondisi seperti ini selanjutnya
Aku bisa dengan ringan memberi bantuan kepada orang yang membutuhkan.

Mengeluh boleh, tapi setelah itu bangkitlah, karena larut dalam kata sambat membuatmu semakin terpuruk. Lawan apa saja yang menghambatmu. Sedikit demi sedikit akan melihatkan dirimu yang sebenarnya, diri yang kuat, tak kenal kata lelah dan siap menggapai masa depan yang cerah.

Selalu bersyukur dalam kondisi apapun.
"Sesungguhnya jika kamu bersyukur pasti Allah akan menambah (nikmat) kepadamu dan jika kamu mengingkari (nikmat Allah) maka sesungguhnya azab Allah sangat pedih." QS. Ibrahim : 7.

Share:

Minggu, 26 April 2020

(Opini) Efektifkah Penggunaan Bilik Disinfektan untuk Mencegah Korona?


 
Gambar dari Google
EFEKTIFKAH PENGGUNAAN BILIK DISINFEKTAN
UNTUK MENCEGAH KORONA?
Semakin meningkatnya Pandemi Virus Korona (Covid-19) membuat pemerintah dan masyarakat Indonesia melakukan berbagai cara untuk mengurangi penyebarluasan virus korona. Salah satunya adalah dengan membuat bilik yang menyemprotkan cairan disinfektan. Masyarakat diberbagai daerah bergotong-royong membuat bilik tersebut untuk mencegah penyebaran virus korona. Tetapi apakah penggunaan bilik disinfektan atau penyemprotan cairan disinfektan efektif mencegah korona menyebar? Melalui akun twitter resmi WHO yaitu @WHO mengatakan bahwa menyemprot alkohol atau klorin pada tubuh seseorang tidak akan membunuh virus yang sudah masuk ke dalam tubuh. Bahkan menyemprotkan bahan-bahan kimia tersebut dapat membahayakan jika terkena selaput lendir seperti mata dan mulut. WHO juga menambahkan bahwa alkohol maupun klorin bisa berguna sebagai disinfektan pada permukaan benda mati, namun harus digunakan sesuai dengan petunjuk penggunaannya. Jadi Artinya penyemprotan disinfektan boleh digunakan untuk benda mati saja dan sangat tidak dianjurkan penyemprotan secara langsung pada kulit manusia karena dapat menimbulkan iritasi pada kulit, mulut, mata dan paling bahaya bisa menimbulkan kanker kulit.
Pada tanggal 3 April 2020 Kementrian Kesehatan Republik Indonesia atau Kemenkes RI mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang penggunaan bilik disinfektan dalam rangka pencegahan penularan Covid-19. Dalam surat tersebut Kemenkes RI mengimbau seluruh pemimpin Dinas Kesehatan Provinsi dan Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota agar tidak menganjurkan penggunaan bilik disinfeksi di tempat dan fasilitas umum serta pemukiman. Kemenkes juga menyatakan solusi paling aman untuk pencegahan penularan virus Covid-19 adalah dengan melakukan cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir dengan rutin atau bisa menggunakan hand sanitizer. Namun sejak dikeluarkannya SE Kemenkes RI masih banyak daerah yang menggunakan bilik disinfektan yang secara langsung mengenai kulit masyarakat. salah satunya di kabupaten Lamongan tepatnya di kecamatan Laren dimana penulis tinggal. Bilik disinfektan ditempatkan di gapura tempat masuk keluar masyarakat. Selain menghiraukan SE Kemenkes, adanya bilik disinfektan ini dirasa sangat kurang efektif karena hanya mengenai sedikit permukaan pakaian maupun benda yang melewati bilik tersebut, sehinngga menurut penulis anggaran untuk difinfektan bisa dialihkan untuk keperluan yang lainnya.
Solusi yang efektif untuk mencegah penyebaran virus korona di beberapa daerah atau desa kembali lagi pada SE Kemenkes, cairan disinfektan digunakan untuk menyemprot benda mati saja sedangkan untuk masyarakat dengan cara mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir secara rutin. Seharusnya Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan bisa menginformasikan kepada Perangkat di kecamatan maupun di desa untuk menghentikan penggunaan bilik disinfektan. selanjutnya bisa diganti dengan menyediakan beberapa pos tempat cuci tangan di gapura tempat masuk keluar masyarakat. Jadi prosedurnya setiap masyarakat yang ingin keluar maupun masuk desa berhenti di pos yang telah disediakan, kemudian diarahkan untuk mencuci tangan, misalnya ada masyarakat yang menggunakan kendaraan seperti motor, sepeda hingga mobil bisa disemprot dengan cairan disinfektan, sehingga penggunaan disinfektan masih berlanjut tetapi hanya untuk benda mati. Apakah harus menunggu korban untuk menghentikan penggunaan cairan disinfektan secara langsung kepada manusia? Pastinya tidak. Penulis berharap penggunaan cairan disinfektan ini bisa mencegah penyebaran virus korona di Indonesia khususnya di Lamongan dengan mengikuti anjuran dari pemerintah pusat dan terus mengkaji efektifitas disinfektan. Semoga Pandemi ini segera berakhir agar masyarakat Indonesia bisa beraktivitas kembali seperti sediakala.
Share:

Senin, 13 April 2020

(Puisi) Lekas Membaik Bumi


LEKAS MEMBAIK BUMI
Oleh Benny Yazidul Umam

Hai bumi, aku tahu engkau sedang tidak baik-baik saja
ada bencana badai yang terurai menimpa
badai yang tak biasa
ia tidak menilik
tidak pula menilai
kaya, miskin, berpangkat tak akan diberi tanda
jagat raya dibuat menari oleh korona
menerpa imun dan jiwa bumi tercinta

Jangan resah! Jangan gagap!
Ia pasti akan lenyap
Ayo manusia saling menatap
Saatnya menjadi manusia yang manusia
Menutup pintu kebencian yang merajalela
Dan mulai membuka kepedulian dari sudut jendela

Segalanya akan berlalu pergi
Mari bersama mengikuti seruan kepala negeri
Agar jarak segera berhenti
Tetap tegar kalian manusia sejati
Kelak canda tawa akan dimulai
Bunga ditaman tidak lupa kita nikmati
Lekas membaik bumi
Lekas sembuh ibu pertiwi

Share:

Selasa, 17 Maret 2020

A Brief History Of Human Right

A Brief History Of Human Right

      Sebelum paruh abad ke dua belas terdapat gagasan bahwa semua manusia memiliki hak yang dapat mereka gunakan untuk melawan negara atau untuk bertahan hidup yang biasa dinamakan HAM. Sejarah singkat HAM berawal dari negara non barat, pertama yaitu Cina. HAM pertama kali dikembangkan di Cina pertama kali sejak 2.000 tahun yang lalu, tetapi kenyataannya tidak ada arus utama atau praktik dari politik yang mendukung anggapan tersebut. Menurut Tai Hung Chao bahwa dalam arti luas konsep HAM itu menyangkut hubungan antara individu dengan dengan negara sehingga memunculkan tugas-tugas yuridiksi. Dengan demikian HAM adalah subyek yang setua politik dan setiap bangsa harus bergulat dengannya.
         Setelah dari Cina, negara non barat kedua adalah Afrika. Menurut S. K. B Asante bahwa konsep HAM di Afrika adalah aspek esensial dari Humanisme Afrika itu Sendiri. HAM di Afrika pada saat itu memiliki hak pribadi untuk melawan pemerintah mereka namun hak tersebut tidak di dasarkan pada kemanusiaan tetapi berdasarkan kriteria seperti usia hingga keanggotaan masyarakat. Di Afrika sendiri praktik dari keadilan sosial di Afrika tidak melibatkan HAM meskipun masyarakat disana sangat menghormati nilai yang mendasari hak asasi manusia. Setelah Afrika HAM berkembang dalam agama Islam. Menurut Islam HAM adalah beberapa hak dasar universal untuk kemanusiaan secara keseluruhan yang harus dihormati dan oleh semua kalangan dan dalam keadaan apapun. Bagian- bagian HAM dalam Islam diberikan oleh sang Ilahi untuk melindungi kehidupan manusia. 
   Setelah berkembang dari negara non barat, selanjutnya HAM berkembang pada masa Premodern Barat. Gagasan tentang HAM sama asingnya dengan dunia barat sebelum pertengahan abad ketujuh belas, pada Premodern barat dibagi menjadi tiga bagian yaitu pada masa Yunani Klasik, abad pertengahan Kristen dan masa Eropa awal modern. Pada masa Yunani klasik pemerintahan sangat sentral dalam kehidupan politik sehingga menciptakan perbudakan pada saat itu. Perbudakan itu sendiri bersifat universal dan posisi perempuan disana tentu saja dikecualikan dan sangat rendah. Pada masa itu juga mengenal apa itu masyarakat yang barbar. Barbar menurut masyarakat yunani adalah orang yang tidak mampu mandiri. 
    Pada masa abad pertengahan Kristen, memiliki implikasi yang signifikan terhadap hak atau status sosial, ekonomi maupun politik. Namun justru sebaliknya, masyarakat pada saat itu bisa terpecah belah karena sebuah perbedaan dan orang kristen bahkan memisahkan diri dari orang kafir. Pada awal peridoe awal Eropa modern, praktik dari politik dan HAM disana sama asingnya dengan konsepsi HAM di negara lain yang telah disebutkan di atas.

Share:

Minggu, 15 Maret 2020

Suntikan Kebiri, Melanggar HAM kah?

gambar dari kompas.com

Dalam diskusi panel minggu ini, penulis memilih topik apakah hukuman suntik kebiri yang diberikan kepada pelaku kejahatan seksual itu melanggar HAM atau tidak. Alasannya adalah karena sudah banyak kasus kejahatan seksual di Indonesia dan kebanyakan korban adalah perempuan yang dibawah umur. Diskusi panel pada saat itu dibawakan oleh Siti Fatmawati dan Ahnaf Arkanata Yumna. Sebelum masuk pada topik pembahasan pasti kita bertanya apa itu suntik kebiri. Menurut Siti Fatmawati suntik kebiri itu memiliki dua jenis yaitu kebiri fisik dan kebiri kimia. Kebiri fisik dapat dimaksud dengan mengamputasi / memotong sebagian atau seluruh alat kelamin, sedangkan kebiri kimia adalah dengan cara menyuntikkan zat yang bisa menurunkan hasrat seksual seseorang. Siti Fatmafati juga menambahkan bahwa suntikan kebiri pertama kali terjadi di Eropa.
Hukuman kebiri diterapkan pertama kali di Indonesia tepatnya di Mojokerto Jawa Timur saat seorang pria terbukti melakukan kejahatan seksual kepada 9 anak dibawah umur. Namun menurut Siti pelaku tidak langsung mendapat suntikan kebiri. Pelaku sebelumnya harus menjalankan hukuman pokok berupa kurungan dalam penjara dan denda. Hal ini sesuai dengan Undang-Undang No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan Undang-Undang No. 17 Tahun 2006 pasal 81. Setelah menjalankan hukuman pokok pelaku baru bisa diberikan suntikan kebiri, dan perlu diketahui bahwa suntikan yang diberikan tidak bersifat permanen artinya setelah beberapa bulan efek dari suntikan tersebut bisa hilang dan hasrat seksual pelaku bisa kembali normal.
Berkebalikan dengan Siti Fatmawati. Ahnaf Arkanata mengatakan bahwa hukuman suntikan kebiri adalah hukuman yang melanggar HAM. Alasannya adalah karena suntikan tersebut bisa menghilangkan hasrat seksual laki-laki dan tentunya menghilangkan hak seorang laki-laki untuk memiliki hasrat sesksual dan memiliki keturunan. Selain itu Ahnaf menambahkan bahwa suntikan kebiri dianggap bisa merusak fisik dari pelaku kejahatan. Karena melanggar HAM Ahnaf memberikan solusi bagi pelaku kejahatan seksual berupa penambahan waktu hukuman kurungan dan denda, karena menurutnya belum ada hukuman yang cocok untuk pelaku kejahatan seskual selain dari penambahan hukuman kurungan.
Dalam diskusi panelis tersebut penulis menanggapi bahwa hukuman suntikan kebiri adalah tidak melanggar HAM. Karena suntikan tersebut tidak bersifat permanen dan dalam pengawasan dari ahli kesehatan. Menurut penulis suntikan kebiri bisa dikatakan melanggar HAM jika efek dari suntikan ini bisa menghilangkan hasrat seksual laki-laki selamanya dan dibiarkan terlantar tanpa pengawasan. Selain itu mengapa saya setuju bahwa hukuman ini tidak melanggar HAM karena sudah banyak kasus pelecehan seksual yang terjadi di Indonesia dan kebanyakan korbannya adalah perempuan di bawah umur. Jika hal ini dibiarkan saja, tidak ada tindakan lanjut atau hukumannya hanya kurungan saja maka akan banyak korban-korban selanjutnya. Karena pelaku tidak akan merasa jera jika hanya hukuman kurungan, butuh hukuman lain berupa rehabilitasi agar pelaku sadar bahwa perbuatannya itu berdampak buruk bagi korban, sehingga menurut penulis suntikan kebiri itu bisa dikatakan sebagai tahap rehabilitasi.
Share:

Kamis, 27 Oktober 2016

Profil Singkat yang punya Blog

Profil Singkat Benny

Benny adalah orang biasa freak dan lucu yang berasal dari Kota Soto, Lamongan. Kini menetap di Ibu Kota Indonesia untuk sekadar menghirup polusi dari pagi hingga menutup fajar. Orang yang sok-sok an puitis ini bisa melahap nasi goreng selama seminggu penuh, asalkan makannya sama dia, haha engga! Sudah mandiri sejak dini dibuktikan hanya bertemu orang tuanya setahun sekali, oleh karena itu ia suka memasak. Kepribadiannya gampang ditebak, kalo raut mukanya ga enak berarti ia lagi bersedih, dan jika sumringah maka dipastikan lagi berbahagia. Dari lagaknya introvert aslinya ekstrovert yang paling baik hati buat lingkungannya, ya karena dia Leo Agustus.

Oiya Benny lahir menjelang subuh ketika orang-orang menyiapkan upacara kemerdekaan. Ia sering nyeletuk kenapa namanya ga ada unsur “Agustusnya”? padahal kalo namanya Agus pasti sering dapat makanan gratis. Terakhir tentang Benny, mimpinya sampe sekarang masih abu-abu, mau jadi politisi iya, penulis iya, wartawan iya, dokter iya, pengusaha pun iya. Doakan ada pekerjaan yang bisa merangkap itu semua yaaa. Eh bentar… beneran terakhir, terkadang ngeselin, nyebelin dan asik dalam satu waktu bersamaan, satu manusia yang terdampar di Pulau Jawa yang paling seru kalo diajak deeptalk ...

Share:

Contoh Essai Andai Aku Menjadi Ketua OSIS









Andai Aku Menjadi Ketua Osis
OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah) merupakan suatu organisasi yang diurus dan dikelola oleh murid murid yang terpilih menjadi pengurus OSIS dan dibimbing oleh guru yang sudah ditunjuk oleh pihak sekolah. Seluruh anggota OSIS berada pada satu tempat OSIS itu berada misalnya OSIS yang berada SMA Unggulan BPPT Al Fattah ini.
            Disetiap Organisasi atau kelompok pasti didalamnya ada satu orang yang ditunjuk sebagai pemimpin, diorganisasi OSIS juga ada yaitu ketua OSIS, ketua Osis merupakan posisi tertinggi dalam OSIS yang dipilih secara demokrasi oleh seluruh siswa-siswi yang berada di sekolah tersebut, bagi sebagian orang pasti menganggap menjadi ketua OSIS itu sangat menyenangkan, bisa dikenal banyak orang, dikenal oleh guru-guru dll, memang benar tapi menjadi ketua OSIS itu tidak mudah, ketua OSIS harus mampu menggerakkan seluruh anggotanya untuk suatu tujuan bersama, harus menciptakan koordinasi yang baik sesama anggotanya, memikirkan dan merumuskan inovasi-inovasi baru, mendorong dan memberikan motivasi kepada anggota untuk menciptakan ide-ide baru untuk memecahkan suatu masalah, dan memikirkan apa saja yang harus dilakukan/dihadapi pasca terpilih nanti, tetapi semua itu tidak akan berhasil tanpa konstribusi/bantuan dari seluruh pengurus osis atau dari seluruh penduduk sekolah.
            Sebagai calon ketua OSIS saya mengajukan visi dan misi saya kedepannya jika saya terpilih menjadi ketua OSIS, visi dan misi saya sebagai berikut:
Visi
Menjadikan  siswa-siswi SMA Unggulan BPPT Al Fattah selalu mengikuti dan berpartisipasi dalam seluruh kegitan sekolah sehingga akan menjadikan SMA Unggulan BPPT Al Fattah unggul dalam bidang akademik maupun non akademik
Misi
1.      Terus mendorong semangat siswa-siswi agar terjalinnya kekompakkan dalam membangun nama baik sekolah
2.      Menerapkan prinsip solidaritas saling menghargai dan saling membantu
3.      Mendukung segala hal positif siswa-siswi yang dapat menghasilkan sebuah prestasi.
4.      Memanfaatkan dan menggalakkan Ekstrakulikuler yang sudah ada
5.      Menjunjung tinggi nilai agama agar dalam setiap usaha dan upaya mendapat berkah
6.      Meningkatkan kerja sama dan tolong menolong didalam pengurusan OSIS
7.      Melanjutkan dan melakukan perubahan terhadap kegiatan osis tahun lalu
8.      Meningkatkan kinerja OSIS dengan mufakat
9.      Mengembangkan kreatifitas, bakat, minat dan potensi siswa-siswi melalui kegiatan-kegiatan kurikuler, ekstrakulikuler dan berbagai organisasi yang ada
Jika saya menjadi ketua OSIS maka saya akan berusaha agar bisa menaikkan kualitas dan kinerja pengurus OSIS dan berusaha untuk menciptakan koordinasi yang baik, baik antara seluruh anggota OSIS maupun dengan Organisasi selain OSIS.
Adapun rancangan kerja saya yang akan mendatang, meskipun tidak lengkap tetapi ini menjadi gambaran program kerja OSIS yang akan datang jika aku menjadi ketua OSIS dan lebih lengkapnya akan saya transparansikan ketika saya sudah terpilih menjadi ketua OSIS.
Sekbid 1. Ketaqwaan terhadap Tuhan yang Maha Esa
No
Nama Kegiatan
Deskripsi
Waktu
1.
Every morning with Rotib and Aqidatul Awwam
Membaca rotib dan aqidatul awwam
Setiap pagi sebelum masuk kelas
2.
Infaq
Pemberian materi/uang seikhlasnya
 3 minggu sekali
3.
Peringatan Hari Besar Islam
Memperingati dan merayakan hari besar islam
Maulid nabi, isra’ mi’raj dll
4.
Buka Bersama
Mengadakan acara buka bersama antara siswa/I dengan guru-guru
Ramadhan

Sekbid 2. Kehidupan Berbangsa dan Bernegara
No
Nama Kegiatan
Deskripsi
Waktu
1.
Menyanyikan Lagu Wajib Nasional/Indonesia Raya
Menyanyikan Lagu Wajib Nasional/Indonesia Raya di kelas
Setiap pagi sebelum KBM dimulai
2.
Melaksanakan Upacara Hari senin dan Hari besar nasional
Melaksanakan Upacara Hari senin dan Hari besar nasional
Setiap Hari senin dan hari besar nasional
3.
Memperingati hari besar nasional
Merayakan dan memperingati hari besar nasional
Hari Pahlawan, HARDIKNAS, hari sumpah pemuda, dll

Sekbid 3. Pendidikan dan Pendahuluan Bela Negara
No
Nama Kegiatan
Deskripsi
Waktu
1.
Melaksanakan Bakti social
Mengadakan bakti social untuk yang membutuhkan
Ketika ada yang membutuhkan
2.
Melatih Petugas Upacara hari senin

H-5 Upacara dilaksanakan

Sekbid 4, Kepribadian dan Budi Pekerti Luhur
No
Nama Kegiatan
Deskripsi
Waktu
1.
Melaksanakan MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah)

Tahun ajaran baru
2.
GAC (Good Attitued Competition)
Pemilihan The Best student
1 tahun sekali
3.
Hari ayah dan hari ibu
Merayakan dan memperingati hari ayah dan hari guru
Pada hari ayah dan hari ibu

Sekbid 5. Berorganisasi, Pendidikan Politik, dan Kepemimpinan
No
Nama Kegiatan
Deskripsi
Waktu
1.
Melaksanakan LDKMS

Masa bakti osis yang baru
2.
Mengadakan pengecekan perlengkapan OSIS

Setiap bulan 1 kali
3.
Peringatan Hari Ayah dan Ibu
Merayakan dan memperingati hari ayah dan hari guru
Pada hari ayah dan hari ibu

Sekbid 6. Keterampilan dan Kewirausahaan
No
Nama Kegiatan
Deskripsi
Waktu
1.
Memasarkan dan menggerakkan produk OSIS dan siswa

Kondisional
2.
Membuat keterampilan dengan bahan bekas
Membuat karya seni dari bahan bekas menjadi barang yang mempunyai nilai jual tinggi
Kondisional


Sekbid 7. Kebugaran Jasmani dan Daya Pikir
No
Nama Kegiatan
Deskripsi
Waktu
1.
Menyelenggarakan lomba olahraga

Classmeeting
2.
EFT (Excellent Futsal Turnament)
Mengadakan lomba futsal
Bulan Januari

Sekbid 8. Persepsi, Apresiasi, Kreasi Seni dan IT
No
Nama Kegiatan
Deskripsi
Waktu
1.
Menyelenggarakan lomba berbasis Seni, pagelaran dan pameran karya seni

Classmeeting
2.
Pelatihan Corel Draw

Setiap Hari Kamis

Sekbid 9. Lingkungan Hidup
No
Nama Kegiatan
Deskripsi
Waktu
1.
Hari Bumi
Merayakan dan memperingati hari bumi
24 April
2.
Bank sampah
Mengurangi sampah plastic menjadi barang yang mempunyai nilai jual
Setiap hari kamis

Share:

Arsip Blog

Diberdayakan oleh Blogger.

Recent Posts

Unordered List

Theme Support