Hamba kecil yang bersembunyi diantara puisi.

Senin, 26 Juli 2021

(Puisi) Dua Orang Asing


Dua Orang Asing

Dua orang yang saling melekat
Berakhir tidak saling ingat
Padahal dulu saling berpegang erat.

Dua orang yang saling berharap
Berakhir tanpa pernah berucap
Padahal dulu saling bersuap

Dua orang yang saling berkabar
Berakhir menjadi saling berkelakar
Padahal dulu saling mendengar

Lucu, dua orang menjadi asing setelah semua waktu dihabiskan bersama.
Atau mungkin ini hanya ilusi belaka bahwa ada dua hati yang ingin kembali merajut asa.
Share:

Rabu, 26 Mei 2021

(Puisi) Lautan Harapan

 LAUTAN HARAPAN


Lautan Harapan
Setibanya di IGD
Khanza kelimpungan ketika
melihat sesak penuh pasien.

Dijaganya sang ayah oleh
anaknya yang paling muda
Kesakitan demi kesakitan,
Lirihan demi lirihan,
Tangisan demi tangisan.
Diselimutinya senyum manis menenangkan.

Dilihatnya samping kanan pria tersedu-sedu
mengabarkan berita kematian.
Dilihatnya samping kiri seorang ibu
bermohon-mohon kepada dokter muda.

Difajar yang lelah.
Orang-orang mulai membisiki sajadah,
Langit mendengar karena diguncang harapan.
Inilah tempat yang paling dahsyat
menggemakan doa.

RSCM. 
13 April 2021.
Share:

Jumat, 19 Maret 2021

(Puisi) Netizen

 NETIZEN


NETIZEN
Dibutakan nafsu buas untuk menghakimi
bunga-bunga indah ditamanku.
Mereka ciut nyali,
Bersembunyi dibalik awanama melontarkan
pujian-pujian yang dibenci tuhan.

Di hamparan gurun tandus aku telantar,
Aku berbicara tetapi mereka tidak mendengar,
Mereka meremehkan dan menertawakan gagasanku:
Karena aku gagal menyusun kata,
Karena aku tidak bisa menjejaki,
Karena aku kandas meyampaikan,
apa yang mereka inginkan.

Share:

Selasa, 09 Maret 2021

(Puisi) Sajak Rasa

 SAJAK RASA


Sajak Rasa

Semakin kesini rasanya semua terasa berat. Ini Bukan masalah hati yang orang-orang sering bicarakan. Bukan masalah pergaulan anak-anak remaja. Bukan pula masalah yang sedang kalian pikirkan. Akhir-akhir ini otakku dikelilingi berbagai pertanyaan yang sulit terjawab.
Dalam hatiku mengadu pada malam:

"Sungguh aku sekuat ini?"

"Apakah hatiku baik-baik saja?"

"Kok bisa merekam sebuah penat dibalik senyum manisku?"

"Sungguh tak perlu orang lain untuk mengertiku?
"

Bulan yang pucat diam tanpa sepatah kata mendengar pertanyaan yang aku uraikan.
Angin malam hanya sayup-sayup menggerakkan daun kering yang berjatuhan.
Disambut lantunan pujian serangga dan binatang malam dengan khidmat.

Wahai
Aku akan baik-baik saja.
Melewati badai api dan segudang duri bunga mawar
menemani langkah-langkah keputusasaan.
Aku tuliskan sajak rasa.
Rasa takut melihat kegelapan.
Rasa marah mengingat sisa waktu.
Rasa gemetar mendengar penghinaan.
Hidup memang fana!
Kadang-kadang aku terbuang ke entah belantara.
Sendirian disana duduk memeluk lutut,
dan menjatuhkan sisa-sisa air mata

Tetapi aku menyadari.
Hidup akan terus berjalan.
Bumi akan selalu berputar pada porosnya dan
nasi goreng tetap enak dimakan saat malam tiba
Mengingat cita-cita dan sepanjang perjuanganku.
Membangunkan kembali gairah semangat.
Alis mengerut.
Mata tajam,
ditambah kepalan tangan.
Siap menerobos realita kehidupan
Karena rasa,
Kita hidup.

Share:

Jumat, 26 Februari 2021

(Puisi) Suwung

 SUWUNG


Suwung

Hujan turun malam ini
Kudengar suara motor serentak menepi
Berhenti,
Sepasang kekasih tak begitu romantis
Mengeluarkan jas hujan yang sedikit koyak
Hanya Satu,
Mereka saling berbagi ruang lalu melanjutkan perjalanan.
Kusadari alangkah sedihnya hidupku
Diingatkan oleh lagu kenangan
Dalam batinku:
Hatimu suwung, kok bisa?
Tapi dipikir seru juga
Tidak repot-repot menanyakan mau kemana hari ini?

Share:

Rabu, 17 Februari 2021

(Puisi) Angin Hujan

 ANGIN HUJAN


Angin Hujan

Wahai angin hujan
Ketuklah pintu kamar kekasihku
Jika ia terlelap selimutilah
Jika belum katakan:
Lekaslah tidur dan bermipi tentang aku

Share:

Senin, 15 Februari 2021

(Puisi) Perpisahan

 PERPISAHAN


Perpisahan

Baru kali ini aku menyukai perpisahan
Bagaimana tidak
Ku kasih segudang cinta
Kau diam tak berkata
Ku kasih setangkai rindu
Kau balas sejumput ragu

Jika kalian tanya mengapa
Ku jawab perpisahan ini harus ada
Sebelum terlalu lama bersama
Sebelum aku dihukum kenangan
Indah bersamanya

Share:

Arsip Blog

Diberdayakan oleh Blogger.

Recent Posts

Unordered List

Theme Support